Tren Penculik di Orde Sontoloyo

Your Ads Here
Menurut Kamus Wikipedia bahwa yang namanya penculikan disebutkan dalam undang-undang Jenayah diartikan mengambil seseorang tanpa kerelaan dan biasanya bagi menahan tanpa kebenaran/tanpa menurut undang-undang yang sah. Ini dimungkinkan untuk tujuan uang tebusan. 

Namun untuk tren saat ini adalah menculik bukan untuk syarat uang tebusan, tetapi untuk hal lain, yang senter adalah seorang yang diculik biasanya dimanfaatkan organ tubuhnya untuk keperluan kesehatan (misalnya diambil matanya, jantungnya, hatinya, ginjalnya) atau penculikan untuk dijual kepada orang lain, atau perdagangan orang. Saat ini di Indonesia di tahun-tahun politik ini, entah karena suatu kebutuhan dari beberapa kelompok untuk melakukan hal ini, entah tujuan mengalihkan isyu politik ataukah memang secara kebetulan bersamaan kejadianya. Anehnya tren penculik muncul di orde Sontoloyonya rezim sekarang ini. 

Oleh karena itu saran penulis, bahwa bagi anda yang mempunyai balita atau anak usia sekitar 1 s/d 12 tahun jangan diliarkan begitu saja, perlu didampingi oleh orangtuanya atau mungkin anggota keluarganya, bisa pembantu kakaknya, adiknya, kakek-neneknya, atau pengasuh yang dapat dipercaya untuk melindungi dari incaran para penculik yang biasanya menyamar sebagai, tukang jualan, orang gila, pembantu rumah tangga, orang biasa. Alasan apa mereka mau menculik, karena kabarnya 1 orang anak dihargai 1 milyard, padahal tidak 1 milyard tapi 1 juta atau beberapa ribu saja, karena mereka tergiur iming-iming dari si bigbos penculik. Nah ulasan ini semoga bermanfaat bagi sampean-sampean pembaca.  Untuk itulah saran dari penulis adalah semoga cepat-cepat ganti presiden yah, agar bisa dikondisikan negara ini yang penuh ketidaknyamanan warga/masyarakat Indonesia pada umumnya (#2019GP)


Your Ads Here
Tren Penculik di Orde Sontoloyo Rating: 4.5 Diposkan Oleh: berita tegal


Top