Rupiah turun menjadi Rp 14.941 per dolar AS menjelang pertemuan FOMC

Your Ads Here
Nilai tukar rupiah melemah pada hari Rabu pagi menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di mana Federal Reserve AS dijadwalkan untuk memutuskan apakah akan meningkatkan suku bunga acuannya.


Menurut Bloomberg, mata uang itu dikutip pada Rp14.941 per dolar AS pada pukul 10 pagi di pasar spot pada hari Rabu, atau 0,16 persen lebih rendah dari posisinya sehari sebelumnya. Dan menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar berada pada Rp14.938 per dolar AS, atau 3 persen lebih rendah dari posisi hari Selasa.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan rupiah berada di bawah tekanan karena Fed diperkirakan akan meningkatkan Fed Fund Rate pada hari Kamis.

"Kenaikan Fed Fund Rate akan meningkatkan permintaan untuk dolar AS," katanya seperti dikutip oleh kontan.co.id.

Ahmad mengatakan pelaku pasar masih akan menunggu pejabat Fed untuk mengumumkan apakah bank sentral AS akan membuat kenaikan suku bunga acuan lain tahun ini dan selanjutnya memperkuat dolar AS.

Sementara itu, secara domestik, tidak ada peristiwa signifikan yang dapat menghasilkan sentimen positif yang dapat membantu rupiah, kata Ahmad, menambahkan bahwa satu-satunya sentimen positif yang mungkin akan terjadi adalah hasil pertemuan dewan gubernur Bank Indonesia (BI).

“Kami hanya menunggu tanggapan dari rapat dewan gubernur BI tentang apa pun keputusan yang dibuat di FOMC,” kata Ahmad, menambahkan bahwa jika BI meningkatkan repo rate tujuh hari (7DRRR), itu akan menjadi upaya untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. (bbn)
Your Ads Here
Rupiah turun menjadi Rp 14.941 per dolar AS menjelang pertemuan FOMC Rating: 4.5 Diposkan Oleh: berita tegal


Top