Pemilik lahan membuka 46 sekolah setelah berjanji untuk mempekerjakan mereka sebagai pegawai negeri

Your Ads Here
Pemilik lahan yang menyegel 46 sekolah di Pamekasan, Jawa Timur, akhirnya setuju untuk membuka segel mereka setelah dibujuk oleh dinas pendidikan dengan janji untuk mempekerjakan mereka sebagai pegawai negeri.

Sekolah-sekolah itu, yang terdiri dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, disegel selama dua hari sejak Rabu karena sengketa pemilik tanah dengan agen tersebut.

“Kami telah ditipu selama bertahun-tahun oleh mereka, mengatakan kepada kami bahwa kami akan dipekerjakan sebagai pegawai negeri jika kami membiarkan mereka membangun sekolah di [tanah kami]. Tetapi sampai hari ini, mereka tidak pernah mempekerjakan kami dan memberi kami berbagai alasan mengapa mereka tidak dapat mempekerjakan kami, ”Pardi, salah satu pemilik lahan, mengatakan pada hari Kamis sebagaimana dikutip oleh kompas.com.

Ke 46 pemilik lahan telah meminta administrasi kabupaten Pamekasan untuk jaminan status pekerjaan mereka, tetapi mereka tidak pernah menerima jawaban yang memuaskan.

Pardi mengatakan penyegelan itu adalah cara bagi mereka untuk mengutarakan kekecewaan mereka, serta menuntut pemerintah daerah untuk memenuhi janji mereka.

Setelah seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan Pamekasan bertemu dengan pemilik tanah, mereka akhirnya setuju untuk membuka segel sekolah. Sudirman, pemilik tanah di mana sekolah dasar Palesanggar 1 berdiri, mengatakan seorang perwakilan mengatakan kepada mereka bahwa agensi akan berusaha membantu mereka dipekerjakan sebagai pegawai negeri.

“Meskipun kami hanya bertemu dengan perwakilan, kami masih akan membuka segel sekolah dengan kemauan kami sendiri,” kata Sudirman pada hari Jumat. “Permintaan kami juga sudah disampaikan ke kepala Dinas Pendidikan Pamekasan sehingga kami akan menyingkapnya agar anak-anak bisa belajar lagi.”

Sementara itu, kepala dinas pendidikan Moh. Tarsun menegaskan bahwa perwakilan dari lembaganya akan mengadakan pertemuan lagi dengan pemilik tanah pada hari Senin. Hasil pertemuan akan disampaikan kepada menteri reformasi administrasi dan birokrasi.

Meskipun dia mengatakan dia mendukung pemilik tanah yang bekerja sebagai pegawai negeri, dia masih tidak dapat meyakinkan mereka bahwa mereka akan dipekerjakan.

"Menteri memegang wewenang untuk mempekerjakan mereka, bukan pemerintah kabupaten Pamekasan," kata Tarsun.
Your Ads Here
Pemilik lahan membuka 46 sekolah setelah berjanji untuk mempekerjakan mereka sebagai pegawai negeri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: berita tegal


Top