KPK memanggil anggota parlemen PDIP Utut Adianto sebagai saksi

Your Ads Here
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PDIP, Utut Adianto. Pemanggilan terkait investigasi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, kasus suap Anggaran Tahun 2017-2018.

KPK telah menyebutkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Bupati Purbalingga yang tidak aktif Tasdi, Kepala Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kota Purbalingga Hadi Iswanto, dan tiga orang dari sektor swasta, yaitu Hamdani Kosen, Librata Nababan, dan Ardirawinata Nababan.

“Hari ini kami menjadwalkan pemeriksaan untuk Utut Adianto sebagai saksi untuk tersangka TSD (Tasdi) terkait dengan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, kasus suap Anggaran Tahun 2017-2018,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah pada hari Rabu (12 September).

Utut menjadi wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat pada Maret lalu. Sementara itu, Tasid yang merupakan politisi PDI-P dicurigai sebagai penerima dalam kasus suap.

Tasdi diduga menerima biaya Rp 100 juta dari dia pemenang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Centre tahap II pada 2018 yang dihargai Rp 22 miliar. Hadiah itu diduga merupakan bagian dari biaya komitmen 2,5 persen dari total nilai proyek, yaitu Rp 500 juta.

Proyek pembangunan Purbalingga Islamic Centre adalah proyek multi-tahun yang dilakukan selama tiga tahun dari 2017-2019, senilai total Rp 77 miliar. Tahun pertama 2017 Tahun Fiskal bernilai sekitar Rp 12 miliar, 2018 Tahun Fiskal senilai sekitar Rp 22 miliar, dan Tahun Fiskal 2019 senilai sekitar Rp 43 miliar.

Your Ads Here
KPK memanggil anggota parlemen PDIP Utut Adianto sebagai saksi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: berita tegal


Top