Delapan startup Indonesia untuk bergabung dengan CeBIT Australia

Your Ads Here
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) membawa delapan startup Indonesia untuk berpartisipasi dalam acara teknologi bisnis CeBIT Australia di Sydney, Australia, dari 15 hingga 17 Mei.

"Bekraf bekerja sama dengan Pusat Promosi Perdagangan Indonesia [ITPC] Sydney untuk menyediakan paviliun Indonesia berjudul 'Archipelageek' untuk delegasi," kata divisi pemasaran Bekraf Deputi IV, Joshua Puji Mulia Simandjuntak, dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, sebagaimana dikutip oleh Antara .

Baca juga: Jakarta mengembangkan fasilitas untuk startup

Di antara startup yang berpartisipasi adalah layanan pembelajaran bahasa online Squline, penyedia perangkat lunak manajemen rumah sakit Medico, kampanye pemasaran mobile 8Villages Indonesia, pengembang perangkat keras dan perangkat lunak Nicslab, platform manajemen data Yava-Solusi 247, solusi manajemen biaya Jojonomic, penyedia ERP berbasis cloud Ukirama dan kecil , penyedia solusi perusahaan menengah Metabuilders (Merakyat.co).

Startup ini akan menerima briefing tentang cara terbaik untuk memasuki pasar Australia dan akan melakukan pencocokan bisnis dengan pebisnis lain yang menghadiri acara tersebut. Mereka juga diharapkan untuk berkolaborasi dengan pemain industri teknologi internasional untuk lebih mendukung pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia.
Your Ads Here
Delapan startup Indonesia untuk bergabung dengan CeBIT Australia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: berita tegal


Top